Postingan

Perkara Cinta

Beberapa waktu yang lalu saya  membaca sebuah kisah panjang yang rumit. Adalah seorang laki-laki kaya raya, memiliki istri cantik sangat dia kasihi. Walaupun kaya, pasangan ini beberapa kali hidup berpindah-pindah. Diantara perpindahan itu, ada dua daerah yang ditakuti oleh suaminya. Kemudian sang suami membuat siasat agar hidupnya aman, yaitu dengan mengatakan bahwa istrinya adalah adiknya, kemudian membiarkan istrinya diambil untuk ditiduri oleh pemimpin daerah tersebut. Hal mengherankan selanjutnya adalah sang istri tidak berespon apa-apa. Dia tunduk, dia turut. Sebagai seorang perempuan, sulit membayangkan posisi seperti ini. Pastilah sangat terluka, tetapi tidak ada drama, tidak ada tangisan. Perempuan itu lakukan perintah suaminya. Bbagaimana ya perasaan perempuan ini, mungkinkah terluka. Mungkinkah tidak, tetapi tidak ada keterangan. Bisa jadi ketiadaan keterangan punya makna ganda. Pertama, perasaan perempuan itu tidak penting untuk dijelaskan atau dia memang lak...

Nahkoda dan kapalnya

Seorang nahkoda memutuskan untuk berlayar sejauh mungkin, dia ingin mengelilingi bumi. Dalam perjalanan, dia sangat sering bertemu badai. Ada badai yang hebat, ada pula yang biasa. Hingga, pada malam ke seratus lima puluh enam, kapalnya dihantam badai besar, gelombang dan angin sangat hebat. Sang nahkoda malam itu sangat lelah. Dia memutuskan tidur sejenak, katanya dalam hati "sudah biasa aku menghadapi badai, sudah biasa pula aku melawannya. Kali ini saja, akan kubiarkan kapalku mengikuti permainannya. Lagi pula aku lelah berlayar sendiri, anggaplah aku berkawan badai sekarang" Lalu Nahkoda itu turun ke geladak paling bawah, memutuskan tidur sejenak. Tetapi badai semakin keras menghantam kapalnya dan akhirnya menabrak gunung es. Kapal itu hancur tak berbentuk. Untunglah, sang nahkoda sempat menyelamatkan diri. Dia menggunakan puing kapal yang tersisa untuk menjadi pelampung. Pagi itu adalag hari ke seratus lima puluh tujuh sang nahkoda berlayar. Setelah kapalnya hancu...